KALIMANTAN UTARA — OnePlus 16 dipastikan mengusung layar dengan bezel ultra-tipis dan bodi datar bergaya minimalis, berdasarkan bocoran terbaru dari Presiden OnePlus China, Li Jie Louis. Detail ini muncul saat kompetisi ponsel flagship 2026 makin ketat, terutama di segmen layar edge-to-edge dan desain tanpa tonjolan. Buat kamu yang menanti penerus OnePlus 15, ini gambaran awal arah desainnya.
Li Jie Louis membagikan informasi terbaru soal ponsel flagship OnePlus yang belum lama ini jadi perbincangan. Lewat pernyataannya, ia menyebut OnePlus 16 akan tampil dengan layar bertepi sangat tipis alias bezel ultra-tipis. Desainnya datar, bersih, dan mengikuti gaya minimalis yang kini jadi tren di kalangan pabrikan China.
Selain soal layar, eksekutif tersebut juga mengungkap keberadaan tombol pintasan khusus di perangkat ini. Tombol itu sudah dikonfigurasi dengan sejumlah fungsi bawaan sejak pabrik. Sayangnya, belum ada penjelasan rinci soal fungsi apa saja yang tersedia atau apakah pengguna bisa mengubahnya sendiri.
Hingga kini, informasi soal OnePlus 16 masih sebatas desain layar dan tombol pintasan. Berikut poin yang sudah dikonfirmasi dari pernyataan Li Jie Louis:
Belum ada bocoran soal chipset, kapasitas baterai, konfigurasi kamera, atau ukuran layar. OnePlus juga belum menyebut apakah perangkat ini akan memakai panel LTPO, resolusi 1.5K, atau refresh rate tertentu.
Bezel ultra-tipis bukan sekadar urusan estetika. Layar yang hampir memenuhi seluruh muka ponsel memberi pengalaman menonton dan bermain game yang lebih imersif. Rasio layar terhadap bodi yang tinggi juga membuat perangkat terasa lebih ringkas di genggaman meski ukuran layarnya besar.
Sejumlah flagship 2025 sudah lebih dulu mengejar desain serupa, termasuk seri Galaxy S dan iPhone Pro. OnePlus tampaknya ingin memastikan produknya tidak ketinggalan dalam hal ini, terutama di pasar China yang sangat kompetitif.
Kehadiran tombol pintasan dengan fungsi preset menunjukkan OnePlus ingin memberi akses cepat ke fitur tertentu tanpa harus membuka menu. Pola ini mirip dengan Action Button di iPhone atau tombol tambahan di beberapa ponsel gaming. Kalau fungsi presetnya bisa dikustomisasi, tombol ini berpotensi jadi nilai jual tersendiri.
Namun, tanpa detail resmi soal daftar fungsinya, sulit menilai seberapa berguna tombol tersebut dalam pemakaian sehari-hari. Kita masih perlu menunggu informasi lanjutan dari OnePlus.
Belum ada pengumuman resmi soal harga, varian, maupun jadwal peluncuran OnePlus 16. OnePlus biasanya merilis flagship terbarunya di akhir tahun atau awal tahun berikutnya, tapi belum ada konfirmasi apakah pola itu akan berlanjut untuk generasi ini.
Untuk pasar Indonesia, OnePlus memang bukan pemain utama. Kehadiran resmi produknya di sini terbatas, sehingga sebagian pengguna Tanah Air biasanya mengandalkan jalur impor atau pembelian dari luar negeri.
OnePlus belum memberikan perbandingan langsung antara OnePlus 16 dan pendahulunya. Karena spesifikasi lengkap belum tersedia, klaim peningkatan performa atau kualitas layar juga belum bisa diverifikasi. Semua masih sebatas bocoran desain.
Yang jelas, arah desain datar dengan bezel tipis menandakan OnePlus ingin menyasar pengguna yang mengutamakan tampilan bersih dan layar luas. Kalau kamu menanti ponsel flagship dengan desain minimalis dan layar hampir tanpa bingkai, OnePlus 16 layak masuk daftar pantauan. Tapi tunggu spesifikasi resminya dulu sebelum memutuskan.