TANJUNG SELOR — Turnamen Biliar Bupati Cup 2026 yang digelar di Kabupaten Bulungan diikuti atlet dari lima kabupaten/kota di Kalimantan Utara. Selain memperebutkan gelar juara, kompetisi ini diposisikan sebagai pemanasan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltara yang akan berlangsung di Kabupaten Malinau.
Bupati Bulungan Syarwani menilai turnamen ini punya fungsi ganda: kompetisi sekaligus momentum mempererat silaturahmi antar-atlet biliar se-Kaltara. Ia mengapresiasi inisiatif Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Bulungan yang menyelenggarakan kegiatan tersebut.
POBSI Bulungan Jadi Penyelenggara, Pembinaan Atlet Jadi Sorotan
Menurut Syarwani, kompetisi seperti Bupati Cup berperan penting dalam mendorong pembinaan dan melahirkan atlet biliar potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. Ia menyebut pembinaan jangka panjang dan keterlibatan pelatih sebagai bagian krusial untuk meningkatkan kualitas atlet.
"Saya berharap penyelenggaraan kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses. Turnamen ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi, semangat kebersamaan, dan persatuan kita sebagai masyarakat Kalimantan Utara, khususnya para pecinta olahraga biliar," ujar Syarwani.
Persiapan Menuju Porprov Kaltara di Malinau
Pelaksanaan Bupati Cup 2026 dinilai tepat sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov Kaltara. Melalui pertandingan ini, para atlet diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, mematangkan strategi, serta membangun kepercayaan diri sebelum turun di kompetisi tingkat provinsi.
Khusus untuk atlet Bulungan, Syarwani optimistis persiapan yang dilakukan selama ini mampu menjadi modal untuk bersaing. Ia berharap upaya tersebut terus diperkuat oleh POBSI bersama KONI dan seluruh pihak terkait agar pembinaan olahraga biliar di Kaltara berjalan berkesinambungan.
"Ini merupakan langkah yang sangat baik untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan para atlet biliar, khususnya di Kabupaten Bulungan. Mudah-mudahan melalui pembinaan yang maksimal, kita bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Kalimantan Utara," katanya.
Bagian dari Rangkaian Hari Jadi Bulungan dan Tanjung Selor
Turnamen ini juga memeriahkan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Bulungan dan Hari Jadi ke-236 Kota Tanjung Selor. Syarwani mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Ia berharap turnamen tersebut sukses dan semakin memotivasi atlet untuk mengembangkan olahraga biliar di Kalimantan Utara.