Cara Sembunyikan Aplikasi di iPhone dan iPad: Fitur Require Face ID, App Library, hingga Riwayat Pembelian

Penulis: Galih Prayoga  •  Senin, 10 Agustus 2026 | 00:53:31 WIB
Seorang pengguna menunjukkan menu opsi untuk mengunci dan menyembunyikan aplikasi dengan Face ID pada perangkat iPhone.

KALIMANTAN UTARA — Sebelum iOS 18, satu-satunya cara menyembunyikan aplikasi di iPhone adalah memasukkannya ke dalam folder. Kini pengguna punya opsi yang lebih tegas: mengunci aplikasi dengan Face ID atau Touch ID, sekaligus menyembunyikannya dari layar utama dan hasil pencarian.

Fitur ini tersedia untuk aplikasi pihak ketiga (yang diunduh dari App Store) dan tidak berlaku untuk aplikasi bawaan Apple. Perlu dicatat, status aplikasi yang disembunyikan tidak tersinkronisasi lintas perangkat Apple.

Dua Opsi Utama: Kunci Saja atau Kunci Sekaligus Sembunyikan

Saat pengguna menekan lama ikon aplikasi di layar utama, muncul dua opsi baru: Require Face ID dan Hide and Require Face ID. Opsi pertama menjaga posisi ikon tetap di layar utama, tetapi setiap kali dibuka, pengguna harus melakukan autentikasi wajah atau memasukkan kode sandi.

Opsi kedua melakukan dua hal sekaligus: menyembunyikan ikon dari layar utama dan menghapusnya dari hasil pencarian Spotlight. Setelah disembunyikan, notifikasi dari aplikasi tersebut tidak akan muncul sama sekali.

Pilihan Hide and Require Face ID paling masuk akal untuk aplikasi perbankan, dompet digital, atau aplikasi transfer uang. Banyak kasus penipuan terjadi ketika orang asing meminjam ponsel dengan alasan darurat, lalu memindahkan dana dalam hitungan detik.

Aplikasi Tersembunyi Berada di Folder Khusus App Library

Aplikasi yang disembunyikan dipindahkan ke folder Hidden yang terletak di bagian paling bawah App Library. Pengguna bisa mengaksesnya dengan menggeser layar utama ke halaman paling kanan. Folder ini tampak kosong dari luar, berapa pun jumlah aplikasi di dalamnya.

Untuk membuka folder ini, pengguna harus melakukan autentikasi Face ID atau memasukkan kode sandi. Setelah masuk, aplikasi yang tersembunyi ditampilkan dalam daftar. Membuka aplikasi di dalamnya membutuhkan verifikasi ulang.

Untuk mengembalikan aplikasi ke layar utama, tekan lama ikon di folder Hidden, pilih Don't Require Face ID, lalu lakukan verifikasi. Aplikasi akan kembali muncul di daftar aplikasi dan bisa dicari lewat Spotlight.

Bekas Aplikasi Tersembunyi Masih Bisa Terlacak di Pengaturan

Fitur ini tidak membuat aplikasi benar-benar tak terlihat. Siapa pun yang mengetahui kode sandi perangkat bisa membuka folder Hidden atau melihat daftar aplikasi tersembunyi di Settings > Apps > Hidden Apps.

Selain itu, aplikasi yang disembunyikan tetap muncul di dua tempat lain: Settings > Screen Time > See All App & Website Activity yang mencatat durasi pemakaian, dan Settings > Battery > View All Battery Usage yang menampilkan konsumsi daya. Jika aplikasi masih memiliki data penggunaan, namanya akan tetap tercantum di kedua menu tersebut.

Menyembunyikan Riwayat Pembelian di App Store

Metode lain untuk merapikan jejak digital adalah menyembunyikan riwayat unduhan di App Store. Buka App Store, ketuk ikon profil di pojok kanan atas, lalu pilih Apps & Purchase History. Pengguna dalam Family Sharing perlu memilih Your Apps terlebih dahulu.

Semua aplikasi yang pernah diunduh—termasuk aplikasi gratis—tercantum di daftar ini. Geser dari kanan ke kiri pada nama aplikasi, lalu pilih Hide. Jika ingin mengembalikannya, buka menu utama App Store, ketuk nama pengguna, lalu pilih Hidden Purchases dan pilih Unhide.

Perlu dicatat, metode ini lebih bersifat perapian daftar daripada pengamanan privasi. Daftar Hidden Purchases bisa dilihat tanpa autentikasi, dan riwayat transaksi tetap tersimpan di menu Purchase History. Menyembunyikan pembelian juga mencegah anggota Family Sharing mengunduh ulang aplikasi tersebut, tetapi tidak menyembunyikan aplikasi yang terpasang di perangkat.

Kombinasi dengan Screen Time untuk Batasi Distraksi

Menyembunyikan aplikasi menambah hambatan akses karena pengguna harus melalui langkah autentikasi setiap kali membuka aplikasi. Ini efektif untuk mengurangi kebiasaan membuka media sosial secara impulsif. Pengguna bisa mengombinasikannya dengan batasan waktu layar di Screen Time untuk kontrol yang lebih ketat.

Untuk pengguna yang ingin perangkatnya tetap rapi tanpa kehilangan akses cepat, opsi Remove from Home Screen masih tersedia—aplikasi dipindahkan ke App Library tanpa dikunci. Sementara itu, opsi Require Face ID cocok untuk aplikasi finansial yang butuh lapisan keamanan kedua, dan Hide and Require Face ID untuk aplikasi yang ingin benar-benar hilang dari pandangan.

Reporter: Galih Prayoga
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top