KALIMANTAN UTARA — Kepastian ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama Indonesia Super League (I.League), Ferry Paulus, Selasa (11/8). Menurutnya, pertandingan pekan kedua tersebut tetap bisa dimainkan di Jakarta dengan penonton, meski ada pembatasan untuk suporter tim tamu.
"Pertandingan dengan tingkat rivalitas tinggi seperti ini memang masuk kategori yang kami pantau ketat. Arema FC kontra Persebaya Surabaya juga menerapkan aturan serupa," ujar Ferry saat ditemui di Kantor I.League.
Kemenangan Beruntun Persib di Dua Pertemuan Terakhir
Kembalinya duel ini ke ibu kota menjadi momen yang dinanti Jakmania. Musim lalu, laga kandang Persija melawan Persib harus dipindahkan ke Stadion Segiri, Samarinda, karena tidak mendapat izin digelar di Jakarta. Hasilnya pun menyakitkan bagi Macan Kemayoran, mereka kalah 2-1 dari tim tamu.
Pertemuan terbaru kedua tim terjadi di semifinal Piala Presiden 2026 pada 4 Agustus lalu. Lagi-lagi Persib keluar sebagai pemenang dengan skor identik 2-1. Catatan ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih Persija untuk membalikkan tren negatif di hadapan pendukungnya sendiri.
Terakhir Bermain di GBK pada 2019, Berakhir Imbang
Laga Persija kontra Persib di SUGBK terakhir kali tersaji pada Juli 2019. Saat itu, Marko Simic membawa Persija unggul lebih dulu di menit ke-75, namun Artur Gevorkyan mencetak gol penyama kedudukan di masa tambahan waktu. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga.
Sejak saat itu, rivalitas kedua tim selalu berpindah venue, baik ke luar Jakarta maupun ke stadion lain. Kini, dengan mekanisme baru I.League dalam menyusun kalender Super League 2026/2027, sejumlah permintaan klub mulai dipertimbangkan, termasuk dari Persija.
"Kita menggarisbawahi permintaan-permintaan berdasarkan skala prioritas," tegas Ferry.
Jadwal Pembuka Sebelum Duel Panas di SUGBK
Sebelum saling berhadapan, kedua tim akan menjalani laga pembuka lebih dulu. Persija dijadwalkan bertandang ke markas Borneo FC pada 5 September, sementara Persib menjamu PSM Makassar sehari setelahnya.
Setelah itu, seluruh perhatian akan tertuju ke SUGBK. Laga ini diprediksi berjalan sengit, mengingat gengsi dan misi balas dendam yang diusung Persija di hadapan publik sendiri.