Pencarian

Gubernur Kaltara Borong 120 Bendera di Pulau Sebatik, Pedagang Kecil Kebagian Rezeki Jelang 17 Agustus

Jumat, 07 Agustus 2026 • 00:29:01 WIB
Gubernur Kaltara Borong 120 Bendera di Pulau Sebatik, Pedagang Kecil Kebagian Rezeki Jelang 17 Agustus
Gubernur Kalimantan Utara membeli 120 bendera Merah Putih dari pedagang kecil di Pulau Sebatik, Nunukan, dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

NUNUKAN — Ratusan lembar bendera Merah Putih ukuran 1,20 meter ludes dibeli Gubernur Kalimantan Utara Zainal A. Paliwang saat kunjungan kerja di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, baru-baru ini. Pembelian tersebut berlangsung di sela kegiatan pembagian bendera dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Daris, salah seorang pedagang bendera di lokasi, mengaku tidak menyangka dagangannya habis diborong hingga 80 lembar. Padahal, dalam sehari biasanya ia hanya mampu menjual 10 hingga 15 lembar.

"Alhamdulillah, nggak nyangka juga. Tiba-tiba istilahnya keborong banyak, 80 biji," ujar Daris.

Penjualan Sepi, Pemborongan Jadi Penyelamat

Daris menuturkan, omzet penjualan bendera menjelang perayaan kemerdekaan tahun ini jauh dari harapan. Sepinya pembeli sempat membuatnya khawatir dagangan tidak laku terjual.

"Sekarang sepi betul. Sehari-hari laku cuma 10 sampai 15," katanya.

Hal serupa dirasakan pedagang lain, Didi Mashudi. Sekitar 40 bendera dagangannya ikut dibeli dalam kegiatan tersebut. Menurut Didi, pembelian ini sangat membantu perputaran modal usahanya.

"Sangat membantu Pak. Terima kasih," ucap Didi singkat.

Harapan di Balik Semarak Merah Putih di Perbatasan

Pemborongan bendera ini bukan sekadar transaksi jual beli. Bagi Didi, aksi gubernur menjadi suntikan semangat di tengah lesunya pasar. Ia berharap momen 17 Agustus tetap mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk turut memasang bendera di lingkungan masing-masing.

"Mudah-mudahan banyak lagi pembeli. Mudah-mudahan masyarakat yang datang ke sini lebih memiliki kesadaran memasang bendera," harapnya.

Pesan Kebangsaan dari Garis Terdepan NKRI

Di balik kegiatan tersebut, Gubernur Zainal menegaskan bahwa pembagian bendera di Sebatik memiliki makna strategis. Wilayah perbatasan adalah beranda depan Indonesia, sehingga semangat nasionalisme harus terus dipupuk di tengah masyarakat yang tinggal di sana.

"Ini kegiatan kebangsaan di wilayah perbatasan Sebatik, Kabupaten Nunukan. Harapan kita, khususnya masyarakat perbatasan tetap menjaga persatuan, nasionalisme, kemudian menjaga dengan baik wilayah perbatasan kita," kata Zainal.

Pembagian bendera dilakukan langsung oleh gubernur bersama Bupati Nunukan H. Irwan Sabri beserta jajaran pemerintah daerah. Warga yang menerima tampak antusias, dan bendera tersebut rencananya akan dipasang di rumah, toko, hingga lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Di Pulau Sebatik, perayaan kemerdekaan ke-81 tahun ini menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan dan mengibarkan Merah Putih adalah bentuk nyata kecintaan terhadap tanah air, terutama bagi mereka yang tinggal di garis terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Follow www.faktakaltara.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: swaraborneo.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks