NUNUKAN — Bupati Nunukan Irwan Sabri menyatakan pembangunan dua ruas jalan yang menghubungkan kawasan Krayan dengan Malinau bakal dieksekusi bertahap hingga 2028. Usulan itu mengemuka setelah rapat koordinasi di Malinau dan kunjungan Kementerian Pekerjaan Umum ke Krayan.
Ruas pertama membentang dari kawasan Bandara Yuvai Semaring melalui Pa' Bawan dan Krayan Tengah menuju Malinau. Ruas kedua menghubungkan arah Malinau menuju Krayan.
Apa yang Membuat Krayan Selama Ini Terisolasi?
Selama bertahun-tahun, warga Krayan mengandalkan transportasi udara dan jalur perbatasan untuk keluar-masuk wilayah. Ketiadaan akses darat membuat biaya logistik membengkak dan mobilitas warga terbatas.
Irwan menilai kehadiran jalan darat bakal mengubah pola distribusi barang dan jasa di kawasan perbatasan. "Alhamdulillah, apa yang selama ini kita perjuangkan untuk masyarakat Krayan mulai mendapat tindak lanjut. Dua ruas jalan ini menjadi bagian penting untuk membuka akses Krayan menuju Malinau," kata Irwan dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2026).
Dampak Ekonomi yang Diharapkan Warga Krayan
Menurut Irwan, jalan bukan sekadar soal transportasi. Hasil pertanian dan perkebunan warga dinilai bakal lebih mudah dipasarkan jika akses darat tersedia.
"Kita ingin masyarakat Krayan semakin mudah bergerak, hasil pertanian dan perkebunan semakin mudah dipasarkan, biaya logistik semakin rendah, dan pelayanan pemerintah semakin mudah dijangkau," ujarnya.
Pemkab Nunukan menyiapkan koordinasi lintas instansi untuk memastikan tahapan proyek berjalan sesuai rencana. Sejumlah pihak yang akan dilibatkan meliputi Pemprov Kalimantan Utara, Kementerian PU, BNPP, Kementerian Pertahanan, serta kementerian dan lembaga terkait.
2028 Jadi Patokan, Ini Tahapan yang Dikejar
Irwan menegaskan tahun 2028 harus menjadi momentum terwujudnya konektivitas darat Krayan-Malinau. Ia berharap pembangunan berjalan sesuai tahapan yang disusun.
"2028 harus menjadi momentum penting bagi Krayan dengan terwujudnya konektivitas darat Krayan-Malinau," tegasnya.
Ia menambahkan, terbukanya jalan akan membuka pula peluang ekonomi dan pelayanan bagi masyarakat perbatasan. "Ketika jalan terbuka, maka peluang ekonomi, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat juga semakin terbuka," pungkas Irwan.