KALIMANTAN UTARA — Komite Disiplin PSSI menjatuhkan delapan sanksi kepada Java United dengan total denda Rp 760 juta, buntut keributan melawan Persija Jakarta di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 19 September 2026. Hukuman terberat menimpa Direktur Teknik Achmad Resal Octavian yang diskors 10 pertandingan.
Keputusan Komdis PSSI tertuang dalam surat yang ditandatangani Ketua Umar Husin dengan tanggal keputusan 24 September 2026. Selain denda, sejumlah pemain dan ofisial Java United dikenai larangan bermain serta larangan memasuki stadion.
Insiden dalam laga pekan ketiga Super League 2026/2027 itu bermula dari adu mulut antara ofisial kedua tim. Keributan berlanjut di lorong pemain setelah pertandingan selesai.
Achmad Resal Octavian Kena Skorsing 10 Pertandingan dan Denda Rp 500 Juta
Achmad Resal Octavian menerima hukuman paling berat di antara seluruh pihak yang dijatuhi sanksi. Direktur Teknik Java United itu diskors 10 pertandingan, dilarang memasuki stadion selama satu pertandingan, dan didenda Rp 500 juta.
Komdis PSSI menilai Resal melanggar prinsip antidiskriminasi. Pelanggaran itu terkait ucapannya kepada Shin Tae-yong dalam laga yang berlangsung panas tersebut.
Yakob dan Yance Sayuri Dilarang Bermain Empat Pertandingan
Dua pemain Java United, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri, masing-masing dilarang bermain dalam empat pertandingan dan dikenai denda Rp 50 juta. Keduanya disebut melakukan intimidasi terhadap pengawas pertandingan yang sedang merekam kericuhan.
Antonio Teles juga masuk daftar sanksi. Pemain itu dinyatakan melakukan aksi agresif berupa tendangan terhadap ofisial Persija.
Fabio Lefundes dan Dua Anggota Tim Lain Ikut Terdampak
Pelatih Java United, Fabio Lefundes, dikenai denda Rp 30 juta. Eks pelatih Borneo FC Samarinda itu dinilai melakukan tindakan kekerasan terhadap media officer Persija.
Dua nama lain, Josmiro de Goes dan David Glen Oei, turut masuk putusan Komdis PSSI. Josmiro dijatuhi denda Rp 30 juta, sementara David mendapat peringatan keras.
Rincian Sanksi Komdis PSSI untuk Java United
- Achmad Resal Octavian: skorsing 10 pertandingan, larangan masuk stadion 1 pertandingan, denda Rp 500 juta
- Yakob Sayuri: larangan bermain 4 pertandingan, denda Rp 50 juta
- Yance Sayuri: larangan bermain 4 pertandingan, denda Rp 50 juta
- Antonio Teles: sanksi terkait aksi agresif terhadap ofisial Persija
- Fabio Lefundes: denda Rp 30 juta
- Josmiro de Goes: denda Rp 30 juta
- David Glen Oei: peringatan keras
Total delapan sanksi yang dijatuhkan membuat Java United harus membayar denda Rp 760 juta. Keputusan ini menjadi pukulan tersendiri bagi klub di awal musim Super League 2026/2027.